Usir Dalih “tetapi”


Sobat, banyak orang kalau di tanya apakah ingin sukses? Banyak yang mengatakan, “Ingin”. Namun setelah berganti bulan atau berganti tahun, banyak diantara Mereka Pancet keadaannya alias tak ada perubahan. Mengapa? Salah satu penyebabnya yakni karena Mereka masih punya penyakit mental “tetapi”, mereka ingin berubah “menjadi”, namun dalam diri Mereka masih ada tambahan embel-embel “tetapi” di belakangnya.

Sobat, tahukah Anda, kata “tetapi” itu dapat menghapus kalimat positif di depannya? Kata “tetapi” itu menjadi mental block bagi seseorang untuk mencapai target kehidupannya, sehingga membuat seseorang semakin jauh dari harapan-harapan hidup yang hendak di wujudkan-nya.

Contohnya, “saya ingin belajar berbicara di depan forum, tetapi saya masih sibuk dan tidak sempat untuk latihan”. Bila Anda seperti itu, saya yakin kemampuan Public speaking Anda tidak akan terjadi peningkatan karena anda sudah memvonis diri anda bahwa Anda tidak punya waktu beserta seabrek alasan lainnya.

Ada juga yang mengatakan, “saya ingin mencoba berbisnis, tetapi modalnya tidak ada”, pernyataan ini menghalangi datangnya berbagai peluang bisnis. Bukan hanya itu, bisa juga melunturkan kreativitas bisnis Anda, belum mencoba berbisnis, sudah menyalahkan kurangnya modal.

Dulu saya pernah mengidap penyakit “tetapi”, sejak awal tahun 2008 pada saat SMA, saya sebenarnya sudah ingin belajar ilmu komunikasi untuk jadi trainer, namun saya menambahkan kata ”tetapi”. Gara-gara dalih “tetapi” ini, waktu saya untuk belajar komunikasi untuk jadi trainer tertunda 2 tahun. Alhamdulillah, saat ini tak ada lagi dalih “tetapi” di balik keyakinan saya untuk terus meningkatkan valensi diri dan terus berlatih untuk menjadi Spiritual Motivator di indonesia & alhamdulillah saya sudah mulai berlatih mulai mengisi forum kecil hingga forum besar.

Sekarang, mari kita renungkan sejenak apa target-target dan harapan yang hendak anda raih? Adakah kata “tetapi” di belakangnya. Bila masih ada, segera buang hal ini jauh-jauh. Bila anda membiarkan kata “tetapi” masih ada, Anda tak akan mampu meraih target dan impian hidup Anda. Sekali lagi usir kata “tetapi” dari kehidupan Anda.

Salam Dahsyat dan Luar Biasa
(M. Abdul Hafid, Spiritual Motivator dan Penulis buku Goresan Kalam Mozaik Hidupku)

Advertisement

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top